Mbah Maridjan (74), memang selebriti. Belasan orang berebut untuk
berfoto dengan juru kunci Gunung Merapi ini. Sesekali terlihat dia
ingin duduk, tetapi sudah kembali ditarik untuk berfoto lagi.
Peristiwa ini tidak sedang berlangsung di kediamannya di Dusun
Kinahrejo, Kelurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Yogyakarta,
melainkan di Kabupaten Semarang. Mbah Maridjan sedang turun gunung
dan mengunjungi salah satu pabrik PT Sido Muncul yang menjadikannya
sebagai bintang iklan, Jumat (23/3).
Mengenai banyaknya orang yang berebut berfoto dan menganggapnya
seperti bintang film, Mbah Maridjan dengan gayanya yang khas
menyanggahnya. “Bintang? Bintang Merapi, apa?” kata dia balik
bertanya sambil terkekeh.
Mbah Maridjan langsung berangkat dari rumahnya menuju pabrik
tersebut, dan berencana langsung pulang seusai acara. “Saya itu,
kalau tidak tidur ya jalan,” katanya.
Komentar datang dari beberapa orang yang melihat Mbah Maridjan.
Beberapa orang di antaranya mencoba menyapa dengan bahasa Indonesia.
“Saya enggak bisa berbahasa Indonesia. Saya tidak sekolah,” kata
si “Bintang Merapi” ini dengan bahasa Indonesia. Piye to, Mbah….
Dimuat di Kompas, 24 Maret 2007
Filed under: Nama dan Peristiwa